 |
| Salvador Dali (Foto: AWS) |
R U Travelers? Kali ini kami ingin ajak Travelers ke Gorontalo. Satu provinsi baru di Pulau Sulawesi. Dahulu sebagian besar wilayah-nya masuk ke Provinsi Sulawesi Utara. Tahukan Teluk Tomini yang terkenal atau Danau Limboto. Iya, keduanya berada di Provinsi Gorontalo. Oh, kalau lebih gampang lagi, Travelers pasti tahu dong dengan Pak Habibie. Kalau tidak tahu, wah kebangetan deh. Nah keluarga Pak Habibie berasal dari Gorontalo. Bahkan kita masih bisa melihat rumah Pak Habibie masa kecilnya.
 |
| Foto:AWS |
Nah yang paling terbaru, ketika kumpulan Ikan Paus terlihat disekitar Teluk Tomini. Ini menarik Menteri Susi dan menjadi ikon baru wisata menyelam di Gorontalo. Sayang, waktu kumpulan Ikan Paus terlihat di Teluk Tomini, kita baru satu minggu pulang ke Jakarta. Pak Rantje, pengelola Miguels' Diving Center di Gorontalo memberi khabar. Balik lagi ke Gorontalo, lihat migrasi Paus. Susah duit dan waktunya Pak..
Saya kesini ujian praktik underwater photography yang saya ambil dengan Pak Hodo. Lalu Istri saya ikut menyelam juga dan Ibu dan Bapak Mertua juga ingin snorkeling dan ingin tahu Kota Gorontalo. Yah walhasil rame juga ke Gorontalo. Semua-nya last minute dan terimakasih ke Pak Hodo sebagai trip leader dari Scubalife bisa membantu pengaturan trip-nya.
Sebelum ke Gorontalo, saya coba cari informasi, keanekaragaman hayati bawah laut apa yang menarik di sana. Satu yang menjadi ikon adalah big coral sponge, namanya Salvador Dali. Nama Sponge Salvador Dali diambil dari pelukis berkebangsaan Spanyol yang terkenal dengan lukisan Surealisnya. Lukisannya aneh tapi indah. Itulah gambaran coral sponge yang dapat ditemui di perairan Teluk Tomini Gorontalo.
 |
| Foto: AWS |
Karakteristik Dive Spot disini penuh dengan goa bawah laut, karang yang masih bagus dan ikan kecil berwarna warni. Bagi penggemar photo wide angel, Gorontalo tempatnya. Saya lihat hasil photo Pak Hodo, bagus sekali. Maklum, saya baru bawa kamera standar dan tanpa external strobe :). Jadi lebih mengedepankan macro dan wide angel seadanya. Sengaja tidak memposting photo Pak Hodo agar tidak terlihat kontras antara photo yang saya hasilkan dan Pak Hodo :).
 |
| Foto: AWS |
Untuk membesarkan hati, wajar saja Pak Hodo-kan sudah lama menggeluti underwater photography sementara saya masih baru. Bagi pemula, Gorontalo adalah tempat yang tepat. Arus bawah sangat tenang sehingga kita dapat menikmati penyelaman. Satu Dive Spot dengan lainnya tidak terlalu jauh. Kami sendiri melakukan penyelaman sebanyak 9 kali. Untuk penggemar wreck juga dapat ditemukan disini.
Lakukan malam hari, katanya lebih seru. Kami mau ikut tetapi tidak dijinkan karena besok haru pulang ke Jakarta. Enaknya dengan Miguels' Diving Center begitu tiba di pelabuhannya, pisang goreng serta teh manis telah menunggu. Ini benar-benar pelengkap setelah seharian menyelam dan berada di laut. Semua yang ikut trip dengan Miguel's terkesan dengan pisang gorengnya.
 |
| Foto: AWS |
Tips
- Penerbangan Jakarta ke Gorontalo dilayani oleh beberapa maskapai penerbangan. Ada Garuda dan Lion Air untuk penerbangan pagi hari.
- Dari bandara ke Kota Gorontalo diperlukan satu jam bahkan lebih tergantung dengan arus lalu lintas. Jadi kalau suka pipis atau gampang lapar sebaiknya siap-siap.
- Jangan photo di dalam Salvador Dali Coral Sponge karena bisa jadi menyebabkan dia patah. Ingat proses pembentukan terjadi ribuan tahun kali.
- Nabung dari sekarang dan tinggal lebih lama di Gorontalo agar puas menikmati alam bawa laut, budaya dan kulinernya.
- Kalau mau tanya-tanya bisa buka http://miguelsdiving.com/sulawesi-diving-packages/
Labels: Adventure Gorontalo, Diving Gorontalo, Salvador Dali, Traveling Gorontalo, Wisata Diving