 |
| Relasi Pendeta dan Umat: Durbar Square (Foto: AWS) |
R U Travelers? Travelers, waktu mendapatkan undangan menjadi narasumber di Kota Kathmandu-Nepal, kami langsung searching di Google. Kata sandi yang kami pergunakan adalah julukan kota Kathmandu. Lalu keluar sejumlah tulisan dan sebagian mengatakan, Kathmandu kota dengan 1000 kuil. Kami-pun tak heran karena mayoritas masyarakat Nepal beragama Hindu, pastinya banyak kuil.
Ini sama kalau kita ke Manado, kota seribu gereja atau kalau kita ke Lombok, kota penuh dengan Masjid dan Mushola. Atau kalau kita ke Bali, maka kita akan menyaksikan ribuan kuil hindu. Karena tidak mungkin mengunjungi semua kuil, maka perlu memilih. Pilhannya pergi mengunjungi Durbar Square. Di sini, Travelers bisa melihat kuil kuno, bagunan kerajaan, lapangan dan pasar. Lengkap. Jadi, Durbar Square tempat wajib untuk dikunjungi.
 |
| Cerita dalam Pahatan. (Foto:AWS) |
Travelers, kalau suka pahatan dan cerita melalui pahatan di dinding dan tiang yang menjadi penyangga bagunan kerajaan Nepal, sekali lagi Durbar Square tempat yang tepat. Cerita proses penciptaan, lahir, hidup, dewasa dan tua dalam pahatan banyak dijumpai. Pahatan dibuat dengan apa adanya untuk memudahkan pemahaman. Kathmandu Durbar Square ditetapkan oleh Unesco menjadi salah satu warisan dunia. Info buat Travelers, yah.
Masukan dalam agenda Travelers untuk mengunjungi Patung Shiwa terbesar di dunia. letaknya di Sanga, 20 km dari Kota Kathmandu. Ini berupa satu kompleks besar dari kompleks Kailashnath Mahadev Statue, Travelers juga dapat menyaksikan sunset yang indah. Jadi, Travelers berangkat sore hari kalau ingin melihat sunset. Banyak yang datang hanya untuk melihat-lihat tetapi banyak juga yang datang untuk berdoa di sini.
 |
| Suasana Pusat Pertokoan Thamel. (Foto: AWS) |
Kalau Travelers memiliki waktu lebih, disarankan untuk mengambil paket short hiking di sekitar Kota Nepal. Dengan bentang alam berbukit, banyak tempat-tempat untuk melakukan hiking. Pemandangan cukup indah, sawah dan perkampungan hindu yang unik. Saya juga ambil dan menurut saya tidak rugi.
Travelers dapat melihat aktivitas masyarakat bertani. Penduduk mengeringkan cabe merah dan menggantunnya di depan rumah. Bagus untuk photograpi.
Jika Travelers berkunjung ke Kathmandu pada bulan September s.d Oktober atau Maret, Travelers dapat melihat gugusan himalaya dari Nagarkot. Saya pernah mencoba tetapi bukan pada bulan-bulan tersebut sehingga gugusan puncak-puncak es putih himalaya tidak dapat dilihat. Saya melihat photo-photo gugusan himalaya yang diambil dari titik saya mengambil gambar di kawasan Nagarkot.
Travelers, bagi yang ingin membeli peralatan gunung mulai dari original sampai dengan tiruannya, Kathmandu adalah surganya. Nama tempatnya Thamel. Travelers bisa membeli the North Face, Columbia dan merek terkenal lain, murah dan kualitasnya sangat bagus. Kami sarankan beli disini, mulai dari kaos kaki sampai dengan tas ransel. Para penjual sudah familiar dengan pelancong dari Indonesia meski sering tertukar dengan pelancong dari Malyasia. Kami termasuk yang kalap.
 |
| Penuh dengan Ceria-Anak-anak Nepal. Photo diambil sekitar Patung Shiwa Photo AWS |
Tips:
- Penerbangan dari Jakarta ke Kathmandu bisa dengan Thai Airways, Malaysia Airways dan Singapore Airline. Saya pernah naik Thai Airways tapi perlu menginap satu malam sebelum ke Kathmandu dan menginap satu malam lagi sebelum ke Jakarta. Saran, sebaiknya naik Malaysia Airline karena tidak perlu stop over satu malam.
- Sewa mobil kalau ingin traveling ke luar kota Kathmandu. Mobilnya sangat sederhana tapi terpenting jalan.
- Masuk ke Nepal dengan visa on arrival jadi tidak report urus visa sebelum berangkat. Banyak travel agency yang bisa mengatur perjalanan ke Tiber dari Nepal.
Labels: Belanja Murah Katmandhu, Durbar Kathmandu, Kathmandu, Traveling Nepal