 |
| Frog Fish (Foto:AWS) |
R U Travelers? Lembeh
Strait where Fishes can walk.. itu judul satu film dokumenter yang saya tonton
di Garuda. Benar tidak yah, ada ikan dapat berjalan dan juga berenang.
Penasaran ingin melihat langsung ikan yang dapat berjalan di habitat-nya, tidak
hanya menonton-nya di film dokumenter. Kapan dapat kesempatan ke Lembeh.
Sebabnya waktu Pak
Suhodo dari Scubalife berencana mengorganisir trip ke Manado dan Lembeh, kita
langsung daftar jauh-jauh hari. Bunaken saja memberikan daya tarik luar biasa
dan ditambah bonus besar diving di Selat Lembeh. Bagi pengemar Macro
Photography, Selat Lembeh surganya.
 |
| Lembeh-(Foto: AWS) |
Tapi R U Travelers tahu
dimana Selat Lembeh itu berada? Pernah dengar Kota Bitung di Sulawesi Utara,
satu pelabuhan ikan di Pulau Sulawesi. Selat ini menjadi pemisah antara daratan
Pulau Sulawesi. Kalau dari
Manado, butuh waktu dua jam perjalanan darat untuk sampai ke Kota Bitung
sebelum ganti moda transportasi kapal untuk menjelajahi titik selam di Selat
Lembeh. Pastikan mobil yang dipergunakan cukup nyaman kalau AC rusak, lumayan
dua jam berpanasan.
Lalu mengapa Selat
Lembeh ini menjadi surga macro photography atau surga untuk menikmati bioata
aneh dan purba. Saya menemukan penjelasan ringkas dua paragraph yang ditulis
oleh Illahude dkk mencerahkan . Mereka meringkasnya sebagai berikut:
 |
| (Foto: AWS) |
"Bentuk Pulau Lembeh yang
hampir menyerupai setengah lingkaran diduga sebagai sisa dari tepi kaldera
gunungapi purba setelah letusan dahsyat pada kala Tersier. Selanjutnya, bagian
tengah kaldera purba ini diterobos oleh gunungapi-gunungapi muda seperti
gunungapi Dua Sudara dan gunungapi Tangkoko pada kala Plio-Pleistosen yang
muncul sebagai busur volkanik pada sistem tektonik subduksi di Laut
Sulawesi"
"Kondisi geologi
Selat Lembeh yang unik serta bentuk geometrik selat yang khas menyerupai mulut
corong, mengalirkan arus laut bolak-balik yang kuat dari Laut Sulawesi dan
Samudera Pasifik. Karakter arus bolak-balik ini menyebabkan efek Eutrofikasi yang
membawa nutrisi dari substrat batuan volkanik yang kaya mineral
sebagai bahan makanan yang berlimpah bagi berbagai makhluk yang hidup di dasar
selat.
Oleh sebab itu, sangat logis jika Selat Lembeh memiliki mahluk-mahluk
dasar laut yang bentuk fisiknya tidak lazim, langka, unik dan mempesona serta
beberapa spesies eksotis yang tidak terdapat di perairan lainnya."
 |
| (Foto:AWS) |
Di Lembeh, Travelers
juga dapat meihat electrical crab. Travelers penasaran bukan seperti apa belut
listrik itu. Yah udah jalan ke sana dan menyelam di Lembeh. Berbagai Nudibranch
dapat ditemui. Jangan lupa, bagi penggemar Mandarin Fish, Travelers atau Divers
dapat melihatnya. Jumlah-nya cukup banyak dan spot-nya ada di kedalaman 5 M.
Sungguh luar biasa dapat melihat Mandarin Fish di alamnya.
 |
| Mandarin Fish.(Foto:AWS) |
Tips:
- Kalau pengemar Macro Photography sebaiknya
bawa macro lens bahkan kalau bisa lebih dari 10 milimeter. Saya
termasuk yang menyesal tidak membawa tambahan lensa macro kecuali 10
milimeter.
- Kalau punya uang dan waktu sebaiknya menyelam
lebih dari dua hari di Lembeh karena spot cukup banyak dan waktu lebih untuk
mendapatkan gambar yang bagus.
- Kalau diving dalam kelompok
pastikan buddy-mu adalah suka dengan photography. Jika tidak, bisa bosan karena
menunggu di satu spot mengambil gambar objek yang sangat kecil
- Jangan lupa, dari Bitung ke Manado butuh 2 jam yah
- Ada beberapa penginapan yang cukup bagus di Bitung beserta dive centre
Labels: Diving di Lembeh, Frog Fish, Lembeh, Mandarin Fish, Traveling Manado