Pulau Sepa: Indah Pasir Putihnya, Menawan Dive Spot-nya

Kehidupan Bawah Air Pulau Sepa-Dermaga-Foto: Abdul Wahib Situmorang 


R U Travelers? Akhirnya kami punya kesempatan jalan-jalan ke Pulau Sepa, satu di antara pulau yang berada di gugusan kepulauan seribu. Sewaktu Scubalife menawarkan dive trip ke Pulau Sepa, terus terang kami ragu apakah Pulau Sepa memiliki pasir putih, laut biru, gugusan karang indah dan kumpulan ikan yang mudah ditemukan. 

Kalau bukan ingin menemani Bapak kami yang tengah mengambil open water dive certificate, kami mungkin belum pernah menyelam di Kepulauan Seribu sampai dengan sekarang. 

Maklum lah, kita ragu apakah dive spot dan bentang alamnya menawarkan keindahan. Banyak cerita tak sedap tentang kepulauan Seribu. Mulai dari sampah, gugusan karang yang rusak dan air laut yang tidak lagi hijau atau biru. 

Fish Schooling Dermaga Pulau Sepa-Foto Abdul Wahib Situmorang 
Tapi semua keraguan pupus begitu dari kejahuan kami melihat pulau yang dilingkari dengan pasir putih. Kemilaunya menghapus rasa mual setelah digoncang oleh gelombang laut dalam perjalanan dari Marina Ancol ke Pulau Sepa selama dua jam. Kemilau pasir putih menyambut kami. Selamat Datang di Pulau Sepa.

Tak sabar rasanya ingin segera turun ke dalam air, menyelam menikmati keindahan bawah lautnya. Setelah check in dan makan siang, dive pertama diawali di dive spot dermaga kapal Pulau Sepa. 

Sekali lagi, saya sempat ragu apa dive spotnya akan menawarkan keindahan bawah laut? Apakah kami akan bermain-main dengan schooling fish di bawah nanti. 

Pasir Putih Pulau Sepa: Foto: Abdul Wahib Situmorang
Ketika mulai turun ke bawah laut, saya masih belum melihat "sesuatu" yang membuat saya tertegun. Menyelam di atas pasir putih membuat mata kita menjelajah mencari-cari Nudibranch, Lion Fish dan ikan goby bermain-main di dalam pipa atau botol yang ada di dasar laut. 

Di kedalaman 18 M dibawah permukaan laut, kami menikmati small wreck yang masih utuh. Karang menumbuhi dinding kapal dan semua rangkanya. Ikan-ikan bermain ke sana kemari. 

Tak menyangka saya bisa melihat wreck di Pulau Sepa. Saya cukup antusias menyelam mengelilingi wreck dan masuk ke bagian dalam untuk melihat lebih dekat. 

Small Wreck Foto: Abdul Wahib Situmorang 
Puas bermain-main di wreck, kami pun memutar balik dan menyelam ke arah dermaga. Pada saat briefing, kami diberitahu small fish schooling bisa ditemui dengan mudah. Kalau beruntung, kita bisa melihat lebih dari satu keluarga bat fish berada tidak jauh dari tiang-tiang dermaga.

Dan betul Travelers, kita bisa melihat ribuan ikan kecil berkeliling secara bergerombol di antara tiang-tiang dermaga. Kita-pun bisa menemui soft coral yang menempel di tiang-tiang dermaga. Saya-pun mengambil puluhan foto fish schooling dan soft coral.

Ini makin memupus memori jelek saya tentang Kepuluan Seribu. Paling tidak Pulau Sepa. Ini bisa menjadi tempat yang asyiek kalau ingin mencari lokasi dive spot yang tidak jauh dari Jakarta. Kalau sudah lama tidak menyelam, pergi saja ke Pulau Sepa. 

Sea Turtle di Dive Spot Pulau Matahari Foto: Abdul Wahib Situmorang
Tak jauh dari Pulau Sepa, ada Pulau Matahari. Kami-pun dibawa oleh dive guide kami untuk melakukan penyelaman. Biar mendapatkan pengalaman lain, kata mereka. Di kedalaman 15-18 Meter, kami-pun melihat penyu laut yang tengah bermalasan di atas gugusan karang-karang.

Teng-teng suara pointers dipukul di tabung. Dive guide kami menunjuk sea turtle. Semua perhatian langsung tertuju ke sea turtle. Ok juga nih bisa lihat sea turtle di sini. Satu diver dari Houston memberi aba-aba minta diambil gambar bersebelahan dengan sea turtle.     


Sepanjang penyelaman, kami melihat gugusan karang masih bagus tapi banyak juga yang rusak. Sedih juga padahal kawasan Pulau Sepa termasuk wilayah Taman Nasional Kepulauan Seribu. Praktik pemboman ikan di karang menjadi pemicu utama rusaknya karang. 

Foto: Abdul Wahib Situmorang 
Tips untuk Travelers. Kalau ingin jalan-jalan ke Pulau Sepa dan menginap, pesanlah jauh-jauh hari. Paling tidak satu bulan sebelum hari keberangkatan. Pulau ini hanya memiliki satu resort. 

Kalau Travelers memilih Sabtu Minggu maka kemungkinan mendapatkan akomodasi makin kecil. Saya juga baru tahu kalau Sabtu dan Minggu banyak orang Jakarta yang berlibur ke kepulauan Seribu terutama Pulau Sepa.

Kedua, kapal cepat ke Pulau Sepa ada di Marina Ancol. Travelers harus membayar tiket masuk ancol dan berjalan menuju marina. Parkir sangat terbatas bila ingin menarok mobil tidak jauh dari dermaga. Nomor dermaga ke Pulau Sepa adalah nomor 19. 


Sunrise di Pulau Sepa..Foto: Abdul Wahib Situmorang
Ketiga, Pulau Sepa menawarkan berbagai permainan dan peralatan snorkling, kayak dan diving atau hanya jalan di pasir putih yang lembut. Kalau mau ambil sertifikat open water ke Pulau Sepa saja.

Travelers bisa mengajak keluarga berlibur ke sana. Kami pun demikian sabtu-minggu yang lalu. Ibu, Bapak dan Ibu Mertua serta keluarga adik ipar saya juga ikutan. 

Keempat, minum antimo bagi yang gampang mabuk. Lumayan ombak selama perjalanan pergi dan pulang.  

Labels: , , , , ,