R U
Travelers? Penting, megah, bernilai tinggi dan
warisan dunia. Ia bernama Candi Prambanan satu diantara warisan adiluhung nenek
moyang Bangsa Indonesia. Candi Prambanan adalah satu kompleks bangunan
candi yang terdiri dari candi berukuran besar dan kecil.
Ia dibangun sebagai tempat suci bagi pemeluk Agama Hindu
pada masanya. Saya baru paham kalau kompleks besar Candi Prambanan terdiri dari
240 candi ketika jalan-jalan ke Candi Prambanan. Struktur kompleks Candi
Prambanan menunjukan hirarki dan kelengkapan atribut-nya.
Di tengah kompleks dibangun tiga candi utama yang sampai
sekarang masih bisa kita lihat. Ketiga candi utama tersebut dibangun untuk memuja
Dewa Shiwa sebagai Dewa Pemusnah, Dewa Whisnu sebagai Dewa Pemelihara dan Dewa
Brahmana sebagai Dewa Pencipta.
Dari ketiga candi utama, bangunan candi yang dipersembahkan
untuk Dewa Shiwa yang lebih besar dan lebih tinggi. Terlihat bahwa Dewa Shiwa
diberikan tempat lebih tinggi. Mungkin, para pendeta dan penguasa berharap
bencana dan wabah tidak terjadi ketika mereka berkuasa.
Di dalam kompleks Candi Prambanan kita bisa melihat tiga
candi wahana, tempat kendaraan bagi setiap para dewa. Kalau pernah ke Prambanan
dan masuk ke salah satu candi wahana kita bisa melihat patung sapi. Ia
merupakan wahana bagi Dewa Shiwa.
Karena luasnya kompleks Candi Prambanan Ia menjadi kompleks
candi hindu terbesar di Indonesia. Karena Ia memiliki nilai budaya dan sejarah
yang tinggi maka dia menjadi salah satu situs dunia yang harus di jaga oleh
UNESCO.

Candi Prambanan dibangun sekitar tahun 850 Masehi oleh Rakai
Pikatan. Konon dibangun untuk menandingi megahnya Candi Borobudur, candi bagi
pemeluk Agama Budha.
Kemegahan tempat ibadah tidak hanya wujud pemulian sang
pencipta yang diyakinin tetapi juga sebagai alat untuk menarik lebih banyak
pengikut. Dengan kata lain, megahnya tempat ibadah tidak hanya memiliki
fungsi spritual tetapi di balik itu tempat ibadah yang megah simbok politik dan
sosial yang sangat kompleks antara penguasa dan rakyat.
Menjaga hubungan politik dengan para pendeta dan menjaga
hubungan sosial dengan rakyat menjadi 101 setiap penguasa baik dulu maupun
sekarang. Jangan lupa, kemegahan tempat ibadah simbol kemakmuran ekonomi meski
tidak selalu.
Tips Bagi
Travelers
Pertama, kalau ke
Jogjakarta pertama kali, berkunjung ke Candi Prambanan menjadi keharusan. Dan
kalau ke Candi Prambanan, jangan lupa berkunjung juga ke Kompleks Candi Bokor.
Tidak jauh dari Kompleks Candi Prambanan.
Dari
Candi Bokor, Travelers dapat melihat hamparan bentang alam kaki Gunung Merapi
dan dari kejahuan terlihat Candi Brambanan yang menjulang tinggi. Saya analogi
gedung pencakar langit masa lampau.
Kedua, kalau saya
diberi waktu yang cukup, saya akan menelusuri jejak-jejak budaya masyarakat
yang tinggal pada masa Candi Prambanan menajdi pusat ajaran Agama Hindu melalui
peninggalan yang tersisa dan cerita rakyat yang berkembang.
Ketiga, jangan
ketinggalan pertunjukan Sendratari Prambanan ketika berkunjung ke Candi
Prambanan.
Labels: Berkunjung ke Jogjakarta, Budaya Jogjakarta, Candi Hindu, Candi Prambanan, Jogjakarta, Prambanan